//Xystrocera festiva Thombs si Kecil yang Mematikan

Xystrocera festiva Thombs si Kecil yang Mematikan

 Kecil tapi mematikan siapa si?

Xystrocera festiva Thombs atau biasa disebut dengan boktor merupakan spesies kumbang tandung panjang yang termasuk kedalam familia Cerambycidae, ordo Coleoptera. Husaeni (2010) berpendapat bahwa boktor merupakan hama yang merugikan bagi pohon sengon karena dapat menyebabkan kematian pada pohon, patahnya batang, sehingga akan menurunkan jumlah dan kualitas kayu yang dihasilkan. Siklus hidup boktor termasuk sempurna dengan tahapan yang dimulai dari telur-larva-pupa-imago (Darwiati dan Anggraeni 2018).

Sengon (Paraserianthes falcataria) merupakan tanaman hutan yang pertumbuhan nya tergolong cepat dan dapat hidup di berbagai kondisi tanah. Selain itu, kayu sengon merupakan kayu yang baik untuk industry panel kayu dan kayu lapis. Kayu sengon dapat diolah menjadi peti, papan penyekat, pengecoran semen dalam konstruksi, industry korek api, pensil, papan partikel dan bahan kayu industry pulp kertas (Darwiati dan Anggraeni 2018).

Serangan boktor telah terjadi di KPH Cianjur tepatnya di Tanggeung, Kabupaten Cianjur pada bulan Mei tahun 2022, lahan yang ditanami oleh pohon Sengon dengan luas sekitar 15 Ha terserang hama Xystrocera festiva Thombs. Kerugian yang dialami sangat besar dan pihak perhutani KPH Cianjur memutuskan untuk menebang semua pohon sengon. Hasil tebangan dijual ke masyarakat lokal, namun system penjualan se-ikhlasnya saja, tidak mematok harga karena kualitas kayu menurun diakibatkan serangan boktor.

Gejala yang ditimbulkan dari boktor adanya retakan pada kulit pohon, dari retakan tersebut keluar cairan berwarna coklat sampat coklat kehitam-hitaman, dan keluar serbuk kayu yang berwarna keputih-putihan menempel pada kulit pohon. Serbuk kayu dihasilkan dari aktivitas larva sejak menetas dari telur dan memakan jaringan kulit dengan cara menggerek di sekitar lokasi larva berada (Darwiati dan Anggraeni 2018).

Serangan boktor yang terjadi di wilayah KPH Cianjur menjadi salah satu kasus serangan hama terbesar di KPH Cianjur. Pihak KPH Cianjur memutuskan untuk menebang semua pohon sengon untuk membersihkan lahan, dan menanami kembali dengan tanaman hutan yang lain seperti jati atau pinus. Pihak perhutani memutuskan untuk tidak menanam pohon sengon kembali di daerah lahan tersebut karena ditakutkan akan terjadi serangan hama kembali.

Daftar Pustaka:

Darwiati W, Anggraenu I. 2018. Serangan boktor (Xystrocera festiva Thombs) dan karat tumor (Uromycladium tepperianum (Sacc.) McAlpine) pada sengon (Falcataria mollucuna (Miq.)) di perkebunan teh Ciater. Jurnal Sains Natural Universitas Nusa Bangsa. 8(2): 59-69.

Husaeni E. 2010. Xystrocera festiva Thoms (Cerambydae: Coleoptera). Biologi dan Pengendaliannya Pada Hutan Tanaman Sengon. Bogor : IPB