//Deforestasi Picu Risiko Demam Berdarah di Afrika dan Asia

Deforestasi Picu Risiko Demam Berdarah di Afrika dan Asia

Saat dunia masih berperang melawan COVID-19, para ilmuwan menyuarakan peringatan atas meningkatnya penyakit zoonotik lain, demam berdarah, yang merupakan infeksi virus dari nyamuk yang ditemukan di wilayah iklim tropis dan sub-tropis, terutama di area urban dan semi-urban.

 

Menurut para ilmuan, meningkatnya deforestasi dan perubahan iklim, dapat memperkuat kondisi yang mendorong Afrika dan Asia memasuki pandemi baru, yang mendesak asesmen dan prediksi sejauh mana penyebaran penyakit ini di seluruh dunia. Sekelompok peneliti dari Pusat Penelitian Kehutanan Internasional dan Universitas Malaga Spanyol meyakini, semakin banyak wilayah yang sebelumnya berisiko rendah, kini semakin rentan, antara lain akibat cepatnya kehilangan tutupan hutan yang mendorong meluasnya vektor virus dengue, satu dari empat kelompok serotip Flaviviridae. 

 

“Di Afrika dan Asia, kemunculan kembali dengue silvatik berpotensi tinggi dalam siklus transmisi manusia akibat deforestasi, perubahan iklim, dan ekspansi geografis vektor,” ujar Lisa Aliaga-Samanez selaku ketua penulis makalah yang dipublikasikan di Plos.org.

 

Afrika merupakan salah satu wilayah yang mengalami kehilangan hutan tertinggi. “Laju kegawatdaruratan penyakit ini meningkat secara global, dan banyak penyakit yang telah lama ada menunjukkan perluasan rentang distribusi,” kata Julia Fa, ilmuwan mitra CIFOR-ICRAF, yang juga menjadi penulis makalah ini. “Fenomena ini terjadi pada dengue, pandemi global dengan vektor nyamuk yang saat ini menunjukkan peningkatan jumlah wilayah di seluruh dunia,” lanjutnya. 

Pada banyak kasus, patogen ini menyebabkan sakit ringan, meski juga diketahui menyebabkan gejala seperti flu, dan sesekali menimbulkan komplikasi yang berakibat fatal. Jumlah kasus dengue yang dilaporkan pada WHO meningkat delapan kali lipat selama dua dekade terakhir. Para ilmuwan percaya, estimasi ini bersifat konservatif karena banyak kasus yang tidak terlaporkan.

sumber:

https://forestsnews.cifor.org/74276/deforestasi-picu-risiko-demam-berdarah-di-afrika-dan-asia?fnl=id