//PRESS RELEASE PROGRAM KERJA YOUNG SILVICULTURIST PROJECT 2021

PRESS RELEASE PROGRAM KERJA YOUNG SILVICULTURIST PROJECT 2021

Bogor, 17 April 2021 – Mengembangkan penalaran dan keilmuan mahasiswa Silvikultur IPB di masa pandemi menjadi tantangan tersendiri yang menjadi pekerjaan rumah seluruh civitas akademika. Dengan adanya pembatasan kontak sosial dan kegiatan turun lapang secara langsung, studi literatur menjadi salah satu metode penelitian yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Atas pertimbangan tersebut, himpunan Mahasiswa Silvikultur Tree Grower Community pada tanggal 17 April 2021 melaksanakan program kerja Young Silviculturist Project yang dikemas dalam bentuk kompetisi literature review dengan tema Membangun Sinergi Pengelolaan Ekosistem Hutan Pantai di Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Silvikultur Angkatan 55 dan 56 yang tergabung dalam grup keilmuan Entomology, Pathology, Tree Species Group, Agroforestry, Forest Nutrition Group, dan Seedling.

Kompetisi literature review pada program kerja Young Silviculturist Project dibuka oleh Ketua Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, yakni Bapak Dr. Ir. Omo Rusdiana, M.Sc. Satu tim pemenang diambil dari masing-masing grup keilmuan berdasarkan penilaian kualitas paper dan presentasi oleh beberapa dosen juri dari Departemen SIlvikultur IPB. Finalis pemenang dari grup keilmuan Entomology diraih oleh Airres Reza Pamunca dan tim dengan studi mengenai Diversitas Capung (Odonata) Sebagai Bioindikator Kebersihan pada Ekosistem Hutan Pantai. Finalis dari grup keilmuan Pathology diraih oleh Fathia Rosatika dan tim dengan studi mengenai Keanekaragaman Jamur Makroskopis pada Ekosistem Hutan Pantai dan Potensinya Sebagai Sumber Obat. Finalis dari grup keilmuan Tree Species Group diraih oleh Nisa Armila dan tim dengan studi mengenai Struktur Tegakan, Sebaran dan Potensi Pemanfaatan Langkap (Arenga obtusifolia Mart.) di Taman Nasional Ujung Kulon. Finalis pemenang dari grup keilmuan Agroforestry diraih oleh Rafli Ramadhan dan tim dengan studi mengenai Agroforest Ecotourism Berbasis Renewable Energy, Konsumsi Pangan, dan Edukasi. Finalis pemenang dari Forest Nutrition Group diraih oleh Rafi’ Hanif Mudzaky dan tim dengan studi mengenai Kajian Sifat Fisik Tekstur Tanah pada Hutan Pantai untuk Kegiatan Ekspedisi di Taman Nasional Ujung Kulon. Finalis pemenang dari grup keilmuan Seedling diraih oleh Cut Febrina Keumala dan tim dengan studi mengenai Potensi Cemara Laut (Casuarina equisetifolia L.) Sebagai Agen Rehabilitasi Hutan Pantai.

Hasil kajian literature review dari mahasiswa Silvikultur diharapkan dapat diimplementasikan secara langsung ke depannya melalui Ekspedisi Flora dan Studi Ilmiah 2021 di Taman Nasional Ujung Kulon. Mengingat pentingnya ekosistem hutan pantai dan perannya bagi kehidupan terrestrial, diharapkan mahasiswa dapat lebih berpikir kritis, kompetitif, dan inovatif dalam memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi pada ekosistem hutan pantai serta menjadi motivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya.