//Troides Helena, Kupu-Kupu Cantik yang Terancam Punah

Troides Helena, Kupu-Kupu Cantik yang Terancam Punah

Kupu-kupu merupakan salah satu serangga yang mengalami fase metamorfosa sempurna, Fase kehidupannya berawal dari telur, larva, pupa, dan dewasa. Selama daur hidupnya kupu-kupu hanya memerlukan makan pada fase larva (ulat) dan dewasa. Makanan larva berupa bagian-bagian dari tumbuhan termasuk buah, biji, dan daun, oleh karena itu mulut larva memiliki bentuk sedemikian rupa sehingga dapat dipakai untuk menggigit dan mengunyah (Rahayuningsih et al. 2012).

Komponen biotik pada kupu-kupu mudah dikenali dalam ekosistem, karena kupu-kupu terlihat menarik dari bentuk dan warnanya. Kupu-kupu memiliki peran ekologi dalam suatu ekosistem yaitu sebagai komponen yang penting dalam penyerbukan (Subahar et al. 2007). Salah satu jenis kupu-kupu yang dilindungi di Indonesia yaitu Troides helena yang merupakan salah satu kupu-kupu besar yang biasa disebut dengan Common birdwing.

Kerusakan dan fragmentasi habitat menyebabkan kupu-kupu Troides helena dilindungi. Alasan tersebut dikarenakan dapat memicu kepunahan pada spesies Troides helena dan menjadi salah satu faktor dalam kehilangan suatu biodiversitas unik. Kupu-kupu Troides helena termasuk ke dalam suku Papilionidae dengan karakteristik tubuh yang besar dan warna yang menarik (Noerdjito dan Aswari 2003). Troides helena memiliki rentang sayap 9,8-15 cm dan panjang sayap depan 6-9,5 cm. Selain memiliki tubuh yang besar, kupu-kupu Troids helena memiliki warna sayap yang menarik sehingga sering diambil dari alam untuk dijadikan koleksi dan diperdagangkan. Berdasarkan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) 20 spesies Troides termasuk dalam appendix I dan appendix II. Melalui UU No. 5 tahun 1990 tentang Ekosistem dan Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, pemerintah Indonesia menetapkan perlindungan terhadap 12 spesies dari 15 spesies Troides yang ada di Indonesia, termasuk didalamnya yaitu Troides helena (Peggie 2011).

 

Daftar Pustaka

Noerdjito, W.A., dan Aswari, P. 2003. Metode survei dan pemantauan populasi satwa. seri keempat kupu-kupu Papilionidae. Bidang Zoologi, Pusat Penelitian biologi-LIPI, Bogor.

Peggie, D. 2011. Precious and Protected Indonesian Butterflies: Kupu-kupu Indonesia yang Bernilai dan Dilindungi. PT Binamitra Megawarna, Jakarta, Indonesia.

Rahayuningsih M, Oktafiana R,  Priyono B. 2012. Keanekaragaman jenis kupu-kupu superfamili papilionoidae Di Dukuh Banyuwindu Desa Limbangan Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Jurnal MIPA. 35(1): 12-20.

Subahar TS, Anzilni FA & Devi NC. 2007. Butterfly (Lepidoptera: Rhopalocera) distribution along an altitudinal gradient on Mount Tangkuban Parahu West Java, Indonesia. Raffles Bull Zool. 55(1): 175-178.

 

Penulis: Airres Reza Pamunca