//Fitopatologi

Fitopatologi

Fitopatologi merupakan ilmu tentang penyakit pada tumbuhan. Tumbuhan dikatakan sehat atau normal apabila tumbuhan tersebut dapat melaksanakan fungsi-fungsi fisiologisnya sesua dengan potensial genetik terbaik yang dimilikinya. Fungsi-fungsi tersebut seperti pembelahan, diferensiasi dan perkembangan sel yang normal. Penyakit adalah terjadinya kegagalan fungsi-fungsi sel dan jaringan inang sebagai akibat gangguan yang terus-menerus oleh pathogen atau faktor lingkungan dan menyebabkan perkembangan gejala. Penyakit juga menyebabkan perubahan abnormal dalam segi bentuk, fisiologis, keutuhan, atau tingkah laku tumbuhan. Perubahan-perubahan demikian mungkin akan menghasilkan kerusakan sebagian atau kematian tumbuhan atau bagian-bagian tertentu. Pathogen yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan dengan cara melemahkan metabolisme sel inang dengan toksin, enzim, atau lainnya. Selain itu, dapat juga dengan menghambat transportasi makanan, hara mineral, dan air.

Penyakit pada tumbuhan diklasifikasikan sebagai berikut:

1.      Penyakit tumbuhan yang bersifat infeksi atau parasit seperti penyakit yang disebabkan oleh jamur, penyakit yang disebabkan oleh bakteri, penyakit yang disebabkan oleh nematode, penyakit yang disebabkan oleh protozoa, dll.

2.      Penyakit non-infeksi atau fisiopath disebabkan oleh suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, kekurangan oksigen, keracunan hara, salinitas, kekurangan atau kelebihan cahaya, dll.

Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh fungi seperti bercak daun dan karat daun. bercak daun disebabkan oleh dua macam jamur yaitu Cercospora arachidicola dan Cercosporidium personatum. Penyakit bercak daun pada umumnya timbul pada awal pertumbuhan, kira-kira mulai muncul pada umur tiga bulan. Gejala bercak daun berupa bercak-bercak berbentuk bulat kadang-kadang tidak teratur dengan diameter 1-10 mm, berwarna coklat tua sampai hitam pada permukaan bawah daun dan coklat kemerahan sampai hitam pada permukaan atas daun. Sedangkan karat daun disebabkan oleh jamur Puccinia arachnidis. Daun-daun yang terserang karat daun meskipun kering akan lebih lama tinggal pada tanaman (Santoso 2007).

Gambar 1 Bercak daun yang disebabkan oleh fungi

Gambar 2 Karat daun yang disebabkan oleh fungi

 

Penulis: Nanik Setyaningsih

Daftar Pustaka

Santoso J. 2007. Tindak gen ketahanan terhadap penyakit karat (Puccinia arachidis Speg.) pada kacang tanah. Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian 9(2):172–177.