//Kedawung, Si Polong Penuh Khasiat Obat

Kedawung, Si Polong Penuh Khasiat Obat

Sumber: www.etsy.com
Sumber: www.etsy.com

Kedawung (Parkia timoriana) adalah termasuk spesies pohon hutan yang besar dengan tajuk (canopy) termasuk ke dalam strata A (strata tajuk tertinggi), bersifat intoleran (tidak suka naungan), sehingga akan selalu membutuhkan cahaya matahari selama masa hidupnya. Oleh karena itu, regenerasi pohon ini secara alami di hutan tropika primer sangat sulit terjadi. Hal ini ditunjukkan dengan sulitnya menjumpai individu pohon remaja di habitat hutan alam. Kedawung hidup soliter dengan sesamanya, tetapi hidup berdampingan dan menaungi berbagai spesies tumbuhan lain yang tumbuh di bawahnya dengan beraneka bentuk habitus seperti pohon, liana, perdu maupun tumbuhan bawah.

Sumber: Dokumentasi Eksflorasi 2019
Sumber: Dokumentasi Eksflorasi 2019

Kedawung merupakan tumbuhan obat yang strategis dan penting bagi pembangunan kesehatan masyarakat dan bangsa. Pohon ini dapat bertindak sebagai pohon penyehat ekosistem hutan dan lingkungan, karena pohon ini termasuk kelompok tumbuhan polong-polongan yang memelihara kesuburan tanah hutan. Biji pohon kedawung berkhasiat untuk memelihara kesehatan pencernaan manusia, berarti juga dapat membantu manusia atau masyarakat yang mengkonsumsinya terhindar dari penyakit lain.

Sumber: www.etsy.com
Sumber: www.etsy.com

Kedawung termasuk satu diantara 30 spesies tumbuhan obat langka Indonesia yang populasinya terus menurun, bahkan mulai jarang dijumpai di habitat aslinya. Salah satu faktor penyebab adalah rendahnya tingkat perkecambahan dan proses regenerasinya secara alam. Di Taman Nasional Meru Betiri (TNBM), kedawung merupakan salah satu dari 292 spesies tumbuhan obat yang pernah diinventarisasi, dan diidentifikasi sebagai salah satu spesies penting baik secara ekologis, ekonomi maupun sosial. Studi tentang bioekologi kedawung telah dilakukan oleh banyak peneliti, dan telah berlangsung selama lebih 12 tahun sejak tahun 1994.

Jenis ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat penyakit perut seperti kembung, kolera, radang usus, juga cacingan, cacar air. Ekstrak bijinya mengandung 3 komponen senyawa sterol (kampesterol, sitosterol, dan stigmasterol) yang dapat dipakai sebagai kontrasepsi. Daun dan pepagannya dapat dipakai sebagai obat luar untuk bisul dan luka. Gerusan polongnya yang dicampur dengan air dipakai sebagai sampo. Pemanfaatan biji Kedawung sebagai obat tradisional oleh masyarakat Jawa sangat beragam dan pada umumnya sebagai bahan campuran untuk pengobatan yang terkait dengan pencernaan. Dalam dosis kecil dapat digunakan untuk melancarkan pencernaan atau mengatasi sembelit

 

Sumber Pustaka

Hanani E. 1993. Isolasi dan Identifikasi Sterol dari Biji dan kalus Parkia javanica. Warta Tumbuha Obat Indonesia 2(5): 9-10.

Hadad EAW, Taryono O, Udin SD, Rasita MSD. 1993. Pemanfaatan meniran dan kedawung dalam obat tradisional di Jawa barat. Warta Tumbuhan Obat Indonesia 2(5): 1-2.

Zuhud EAM, Prasetyo LB, Dewi H, Sumantri H.  2003.  Kajian vegetasi dan pola penyebaran tumbuhan obat Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur.  Bogor (ID): Laboratorium Konservasi Tumbuhan, Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan, Fakultas Kehutanan IPB.