/Capung Jarum

Capung Jarum

sumber gambar: mongabay.co.id
sumber gambar: mongabay.co.id
sumber gambar: mongabay.co.id
sumber gambar: mongabay.co.id

Capung dalam klasifikasinya dibedakan menjadi dua subordo, yaitu Anisoptera dan Zygoptera. Capung jarum termasuk ke dalam subordo Zygoptera dengan ciri-ciri memiliki tubuh yang ramping dan terlihat seperti jarum (Aswari 2004). Sayap bagian depan dan belakang memiliki bentuk yang sama dan keduanya menyempit pada bagian dasar. Ketika beristirahat, sayapnya dilipat ke atas tubuh atau sedikit melebar (Wakhid et al. 2014). Beberapa jenis capung jarum, terutama jantan memiliki warna tubuh dan sayap yang mencolok. Gerakan terbang capung jarum lebih lamban dibandingkan dengan capung purba (Anisoptera), yaitu dengan kecepatan 10 km/jam (Aswari 2004). Hal ini membuat capung jarum mudah ditangkap untuk diamati perilakunya.

sumber gambar: mongabay.co.id
sumber gambar: mongabay.co.id
sumber gambar: mongabay.co.id
sumber gambar: mongabay.co.id
sumber gambar: mongabay.co.id
sumber gambar: mongabay.co.id

Jenis-jenis capung jarum cenderung menyukai habitat sungai di kawasan hutan. Nimfa (pradewasa) capung jarum memangsa fauna air yang ukurannya lebih kecil. Pemangsaan capung jarum terhadap jentik-jentik nyamuk di suatu perairan dapat mengendalikan populasi nyamuk (Aswari 2004). Capung jarum berperan sebagai indikator pencemaran lingkungan. Siklus hidupnya akan terganggu jika kondisi perairan sudah tercemar sehingga populasinya menurun. Keberadaan capung jarum di perairan dapat menjadi indikator apakah perairan tersebut masih bagus atau sudah tercemar (Wakhid et al. 2014).

Capung jarum juga berperan sebagai agen pengendali hayati yang dapat mengurangi populasi hama tanaman pangan (Aswari 2004, Wakhid et al. 2014). Capung jarum dewasa lebih banyak memangsa serangga-serangga yang menempel pada tanaman tertentu, contohnya wereng yang merupakan hama padi (Aswari 2004). Oleh karena itu, keberadaan capung jarum sangat penting bagi keseimbangan ekosistem.

 

Daftar pustaka

Aswari P. 2004. Ekologi capung jarum Calopterygidae: Neurobasis chinensis di Sungai Cikaniki, Taman Nasional Gunung Halimun. Berita Biologi 7(1): 57 – 63.

Wakhid, Koneri R, Tallei T, Maabuat PV. 2014. Kelimpahan populasi capung jarum (Zygoptera) di Kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Sulawesi Utara. Jurnal Bioslogos 4(2): 41 – 47.