//Pupuk Hayati

Pupuk Hayati

FNG baru

Pupuk hayati merupakan mikroorganisme hidup yang diberikan ke dalam tanah sebagai inokulan untuk membantu tanaman memfalisisitasi atau menyediakan unsur hara tertentu bagi tanaman, oleh karena itu pupuk hayati dikenal juga dengan pupuk mikrobe. Bakteri penambat nitrogen rhizobia merupakan pupuk hayati pertama di dunia, yang dikenal dan telah dimanfaatkan lebih dari 100 tahun sejak pertama kali digunakan untuk menginokulasi kacang-kacangan. Hernann Riegel dan Hermann Wilfath, dua orang peneliti Jerman yang pertama kali mendemonstrasikan adanya proses penambatan nitrogen secara simbiosis pada tanaman kacang-kacangan Papilioneceae melalui publikasi mereka pada tahun 1888.

FNG baru 2

Mikroorganisme yang umumnya digunakan sebagai sumber pupuk hayati adalah Rhizobia, serta mikroorganisme lain seperti Azotobacter, Azospirilum, Clostridium, Klebsiella, alga biru hijau dan mikoriza. Pupuk hayati memiliki fungsi sebagai: 1) alternatif pupuk kimia, 2) meningkatkan ketersediaan unsur N dan P, 3) perbaikan gizi,morfologi dan jaringan tanaman, 4) reduksi abiotik, 5) pengendalian hayati berbagai penyakit, dan 6) meningkatkan toleransi terhadap kekeringan.

 

Sumber:

Simaningkalit RDM. 2001. Aplikasi pupuk hayati dan pupuk kimia: suatu pendekatan terpadu. Buletin AgroBio 4(2): 56-61

Foto: www.gardenculturemagazine.com