//Report Seminar Nasional & Penanaman “Save Mangrove for Our Earth”

Report Seminar Nasional & Penanaman “Save Mangrove for Our Earth”

foto. Seminar Sesi 1

more photos >>

foto. Penanaman Ceremonial oleh Ketua TGC, Walikota Jakut, Kepala Departemen SVK

more photos >>

Tree Grower Community sebagai Himpunan Profesi Mahasiswa Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan IPB untuk kesekian kalinya telah melakukan aksi kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan seminar nasional dan penanaman 3000 mangrove. Syukur kepada tuhan Yang Maha Kuasa telah memberikan kelancaran atas terselenggaranya acara ini. Harapan Kegiatan ini  dapat meningkatkan keilmuan dan pengetahuan serta peran masyarakat dalam mempertahankan dan mengembalikan kembali fungsi hutan mangrove.

Seminar nasional yang dilaksanakan pada tanggal 22 januari 2011 di Auditorium Andi Hakim Nasution IPB.  bertemakan “Restorasi Mangrove sebagai Usaha Penyelamatan Kawasan Pesisir Indonesia”. Seminar Nasional ini dibuka dengan keynote speach dari Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan yang disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan AS dan Perhutanan Sosial. Seminar nasional ini terdiri dari dua sesi, sesi pertama menghadirkan narasumber yaitu Dr. Ir. Harry Santoso (Dirjen Pengelolaan DAS dan Perhutanan Sosial) yang menyampaikan materi  “Kondisi Umum Hutan Mangrove di Indonesia”. Narasumber kedua adalah Dr. Ir. Subandono Diposaptono, M.Eng (Dir. Pesisir dan Lautan Pulau-pulau Kecil) dengan materi yang dibawakan adalah “Pengelolaan Mangrove dalam Mendukung Pembangunan Kelautan dan Perikanan”. Tak ketinggalan dari NGO untuk menyampaikan materinya yaitu I Nyoman Suryadiputra (Direktur Wetlands International-Indonesia Programme) dengan materi yang disampaikan adalah “Review Kegiatan Rehabilitasi Mangrove di Indonesia”.

Pada sesi ke dua, menghadirkan narasumber yaitu Dr. Ir. Sri Yanti, MPM (Deputi Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup)  dengan materi “Kebijakan Nasional Perencanaan Pengelolaan Mangrove”. Narasumber kedua adalah Prof. Dr. Ir. Cecep Kusmana, MS (Ahli Mangrove Indonesia dan Guru Besar IPB “Teknik Pengelolaan Mangrove yang Berkelanjutan”. Dan narasumber terakhir adalah Ir. Ahmad Faisal Siregar (Anggota Staf Ahli Kelompok Kerja Mangrove Nasional) dengan materi yang di sampaikan adalah “Strategi Nasional Pengelolaan Mangrove di Indonesia.

Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang turut mendukung atas terlaksananya seminar nasional ini. Semoga upaya yang telah kita lakukan dapat bermanfaat bagi alam kita, khususnya keberadaan mangrove di Indonesia.

Selanjutnya adalah penanaman 3000 pohon mangrove di kawasan Pantai Indah Kapuk Kecamatan Muara Angke. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan dimulai pada hari Minggu, 23 Januari 2011. Penanaman bagian pertama diikuti dengan penuh antusias oleh peserta. Hal tersebut terbukti dari kesiapan peserta yang berkumpul pukul 06.00 wib di depan ATM center IPB. Empat bis yang disediakan oleh panitia terisi penuh oleh hampir semua peserta yang ikut dalam acara seminar nasional yang diadakan sehari sebelumnya.

Kepedulian terhadap ekosistem mangrove ini pun ternyata tidak hanya dimiliki oleh para peserta saja melainkan para aparatur pemerintah turut ikut andil dalam pelaksanaan penanaman tersebut. Contohnya adalah Walikota Jakarta Utara yang menyempatkan hadir dalam acara ini. Selain itu, perwakilan dari Dinas Pertanian dan Kehutanan DKI Jakarta juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Acara dimulai pukul 09.00 wib dengan Walikota Jakarta Utara sebagai aktor yang membuka acara penanaman tersebut. Setelah dibuka secara resmi oleh orang nomor satu di Jakarta Utara ini, peserta diberikan pengarahan terlebih dahulu agar dalam pelaksanaan penanamannya dapat berjalan dengan baik. Kemudian peserta dibagi ke dalam dua kelompok besar yaitu kelompok pertama yang menanam di wilayah ekowisata mangrove dan kelompok ke dua yang melakukan penanaman di daerah tanah merah tidak jauh dari wilayah ekowisata mangrove.

Penanaman simbolis pertama kali dilakukan oleh Walikota Jakarta Utara diikuti oleh kepala departemen Silvikultur dan ketua Tree Grower Community. Selanjutnya para peserta yang tergabung dalam kelompok pertama dengan penuh semangat mengikutinya.

Tidak berbeda dengan kelompok pertama, kelompok kedua yang bertugas untuk melakukan penanaman di daerah tanah merah pun begitu antusias dan tak sabar ingin segera menanam. Setelah sampai tujuan, peserta langsung bersemangat untuk segera bersiap. Terik matahari tak menghalangi para peserta untuk tetap terjun menanam mangrove di tapak dengan ketinggian air yang cukup dalam itu. Tak lama kemudian, para staf akademisi Silvikultur datang untuk ikut bergabung dalam penanaman. Termasuk kepala departemen Silvikultur ikut nyebur untuk menanam mangrove di lokasi tersebut. Lebih dari 700 bibit mangrove di tanam di lokasi ini, sedangkan di lokasi pertama 300 bibit siap untuk menjadi pohon mangrove yang memiliki banyak manfaat bagi mahluk hidup lainnya.

Setelah selesai penanaman, peserta melakukan bersih-bersih dengan air bantuan dari dinas kebersihan kota jakarta dan kembali lagi ke tempat semula untuk melaksanakan acara selanjutnya. Di sisa waktu yang ada, peserta dihibur oleh penampilan musik akustik dari mahasiswa silvikultur. Kemudian acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan panitia. Akhirnya, seluruh peserta dan panitia kembali ke tempat masing-masing dengan penuh rasa bangga.

Download Materi Seminar :

Sesi 1

Kegiatan Rehabilitasi Mangrove di Indonesia (Nyoman Suryadiputra)

Kondisi Umum Hutan Mangrove Indonesia (Dr. Ir. Harry Santoso)

Pengelolaan Ekosistem Mangrove dalam Mendukung Pembangunan Kelautan dan Perikanan (Dr. Ir. Subandono Diposaptono, M.Eng)

Sesi 2

Kebijakan Nasional Perencanaan Pengelolaan Mangrove (Kementerian PPN BAPPENAS)

Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove Indonesia (Ahmad Faisal Siregar)

Rehabilitasi Mangrove Pada Tapak-tapak yang Khusus (Prof. Cecep)

Tehnik Rehabilitasi Mangrove Pada Tapak-Tapak yang Khusus (Prof. Cecep)